Pembelajaran Musik: Catatan Pertama yang Harus Dimiliki Setiap Musisi

Balerumah.com - Dalam pembelajaran musik, diperlukan sebuah teori dasar untuk memudahkan seseorang dalam mempelajari pengetahuan tentang musik.

Musik sering kali kita dengar di sekitar kita. Di sosial media, di tempat perkumpulan, bahkan di dalam rumah.

Via: pixabay.com
Musik ini adalah salah satu cabang seni yang paling banyak diminati. Karena kemudahan dalam mengaksesnya, juga karena musik ini mampu mengubah suasana emosional pada manusia.

Seni musik adalah seni yang dihasilkan dari suara beraturan alat musik, maupun manusia. Sehingga menghasilkan keindahan istimewa.

Ada beberapa teori dasar dalam musik, silahkan simak di bawah ini:

1. Suara
Suara adalah suatu gelombang yang dihasilkan oleh alat, terutama alat musik. Selain itu, suara bisa juga timbul dari tubuh manusia, dan juga alam semesta.

Di sini, kita akan belajar menganai suara yang dihasilkan oleh alat musik.

Banyak cara untuk memainkan musik yang sesuai dengan fungsi dari alatnya.

Seperti misalnya: Gitar, dimainkan dengan cara dipetik senarnya. Ada juga suling, dimainkan dengan cara ditiup. Dan masih banyak yang lainnya.

Intinya, apa pun alat yang kita gunakan dalam bermain musik, harus memiliki suara. Kalau nggak ada suara, ya, nggak usah dimainkan.

2. Nada
Ketika kita mendengarkan musik, pasti ada nada yang membawa kita kepada sensasi musik. Seperti misanya, sedih, semangat, dan marah.

Jadi, apa sih nada itu?

Via: pixabay.com
Nada adalah suara yang dihasilkan oleh alat musik, yang memiliki frekuensi tertentu.

Bingung, ya?

Banyak juga orang - orang yang menyebutnya dengan, "tinggi rendahnya suara."

Pernah nggak kamu dengar seorang teman ketika bernyanyi, dia bilang seperti ini: "nadanya ketinggian, intonasinya kurang tepat."

Nah, sekarang, apa bedanya nada dengan intonasi?

Bedanya adalah, kalau nada itu tinggi rendahnya suara. Kalau intonasi, tepat atau tidaknya suatu nada dari suara itu.

Misalkan kamu bernyanyi tinggi - rendah, tetapi intonasinya nggak beraturan. Maka jadinya fals...

Jadi, nada dan intonasi itu harus dibarengi pembentukannya.

Nada diatur oleh tangga nada yang berbeda - beda. Selain itu, nada juga biasa digambarkan dalam notasi.

3. Ritme
Ritme adalah ketepatan dalam penempatan tempo suara. Maksudnya gini, kalau kita sering mendengarkan lagu entah jenis lagu apa pun, pasti ada kan temponya?

Nah, tempo ini. Tepat atau tidaknya dalam sebuah lagu, itulah yang dinamakan ritme.

Pada dasarnya, ritme terbentuk dari antara suara dan diam. Suara dan diam itu yang akan membentuk ritme.

Bisa juga dibilang; suara dan diam adalah komponen utama yang menyusun ritme.

4. Notasi
Notasi merupakan gambaran nada secara tertulis. Jadi, notasi ini yang membuat susunan suara musik menjadi lebih teratur.

Notasi sangat dibutuhkan bagi setiap pemusik, karena tanpa notasi tidak akan ada nada - nada yang indah.

Selain itu, notasi juga biasa disebut not. Ada 3 jenis not, yaitu not angka, huruf, dan balok. Saya akan menjelaskan dua di antaranya.

a. Not angka
Biasanya not angka ini kita temukan ketika mempelajari lagu - lagu wajib nasional sewaktu sekolah dasar. Seperti misalnya lagu "Ibu Kita Kartini."

Via: Pinterest.com
1 = Do
2 = Re
3 = Mi
4 = Fa
5 = Sol
6 = La
7 = Si

Selain itu, not angka ini dibedakan menjadi 3 tingkatan: oktaf tinggi, oktaf sedang, oktaf rendah. Untuk tingkatan ini, saya akan bahas di bab selanjutnya.

b. Not Huruf
Not ini sering digunakan dalam bermain gitar, bagi kalian yang sering main gitar pasti sudah tahu not ini. Seperti misalnya ketika kamu menyanyikan lagu - lagu pop.

C = Do
D = Re
E = Mi
F = Fa
G = Sol
A = La
B = Si

5. Melodi
Melodi adalah nada yang dimainkan dengan tunggal. Artinya, nada tanpa musik yang mengiringi.

Seperti misalnya petikan nada do - re - mi pada gitar, itu juga bisa disebut melodi.

Tetapi ada juga yang dimainkan dengan pengiringan musik. Contohnya, memainkan melodi ketika dalam interude sebuah lagu.

Biasanya melodi di sini berupa nada reff sebuah lagu.

Melodi memiliki suara yang indah apabila permainan akornya selaras atau nada - nadanya sesuai.

Nada yang sesuai yaitu kesamaan antara musik dan akor dalam sebuah permainan.

Jadi, sebelum memainkan melodi, rumuskan terlebih dahulu akornya, sehingga akan menghasilkan bunyi yang indah.

Via: pixabay.com
6. Harmoni
Dasar dari harmoni adalah akor. Harmoni merupakan teori yang menyusun dan menyambung akor - akor.

Selain itu, harmoni juga dapat dikatakan sebagai bentuk kombinasi antara dua atau lebih nada yang tingginya berbeda, namun dibunyikan secara bersamaan.

Harmoni dapat dipelajari ketika anda telah menguasai nada dan melodi.

Oleh sebab itu, pelajari dahulu keduanya sebelum anda pelajari harmoni.

Demikian penjelasan dari Bale Rumah, apabila artikel ini bermanfaat bagi anda, silahkan bagikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel