Cara Membuat Laporan Praktikum yang Sesuai dengan Susunannya

Balerumah.com – Siswa maupun mahasiswa pada saat selesai praktikum akan membuat yang namanya laporan. Laporan ini adalah proses dan hasil dari percobaan praktikum yang telah dilakukan sebelumnya. 

Seringkali siswa memiliki kendala dalam membuat laporan, mungkin karena tidak mencatat ketika gurunya menjelaskan, atau bahkan tidak diberi tahu susunan laporannya.

Via: Pixabay
Praktikum memang membutuhkan laporan, karena setiap praktikum pasti memiliki tujuan tersendiri. Oleh karena itu, di sini Bale Rumah akan memberikan ulasan mengenai cara membuat laporan praktikum yang sesuai dengan susunannya.

Baca juga: Inilah Waktu yang Tepat untuk Mengerjakan Tugas Sekolah/Kampus

1. Judul
Apabila anda menulis laporan di kertas folio, judulnya ditulis di awal atau lembar pertama paling atas halaman. Jika anda menggunakan word, jangan lupa letakkan cover di bawahnya. Setelah itu, berikan nama sekolah dan tahun ajaran di bawah cover seperti di bawah ini:

2. Tujuan
Tujuan praktikum dalam satu kelompok atau kelas biasanya sama, selagi masih meneliti atau menguji sesuatu yang sama. Misalnya satu kelas meneliti kandungan saponin pada daun pandan, maka satu kelas memilii tujuan yang sama untuk ditulis di laporan praktikum.

Baca juga: Perbedaan Makalah dan Skripsi Beserta Susunannya 

3. Landasan Teori/ Latar Belakang
Landasan teori atau bisa juga disebut latar belakang, ini digunakan sebagai pendahuluan dalam penulisan laporan. Yang ditulis di dalamnya adalah seperti pengertian, pengertian menurut para ahli, macam dan jenisnya. Jika dalam praktikum ada pengujian, tulis juga tentang pengujian itu supaya jelas.

4. Alat dan Bahan
Tulislah alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum yang dilakukan. Penulisannya bisa disatukan dalam satu poin, bisa juga dipisah. Sesuai dengan ketentuan yang digunakan. Tetapi, biasanya disatukan dalam satu poin, sehingga menjadi poin: a.) alat b) bahan.

Baca juga: Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah 

5. Cara Pembuatan/ Prosedur Kerja
Setelah menulis alat dan bahannya, kemudian ditulis pula cara pembuatan atau prosedur yang dilakukan dalam pengujian atau percobaan tersebut. Cara pembuatan bisa diawali dengan “siapkan alat dan bahan” karena sebelum praktikum keduanya harus ada.

Via: Pixabay
6. Hasil Pengamatan
Setelah melakukan prosedur kerja, amati apa yang terjadi pada praktikum tersebut. Hasi yang didapat perlu dicatat sebagai bentuk data penelitian.

7. Pembahasan
Setelah memperoleh hasil, data-data penelitian tersebut akan dibahas dengan rinci di bagian ini. Pembahasan dilakukan dengan menguraikan “mengapa hasilnya bisa demikian,” kemudian dibahas menggunakan literature yang ada, dan juga pendapat sendiri.

8. Kesimpulan
Apa yang telah dilakukan dalam praktikum disimpulkan di bagian ini. Pembuatan kesimpulan bertujuan untuk mempermudah memahaminya secara ringkas.

Baca juga: Perbedaan Jurnal dan Artikel Sesuai dengan Susunannya 

9. Daftar Pustaka
Bagian landasan teori dan pembahasan membutuhkan sumber lain sebagai referensi. Hal tersebut ditulis untuk memperkuat isi laporan penelitian agar maksimal. Untuk penulisan daftar pustaka, bisa dilihat di sini

Demikian ulasan dari Bale Rumah tentang cara membuat laporan praktikum yang sesuai dengan susunannya. Apabila bermanfaat, silahkan bagikan. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel