Cara Agar Siswa Gemar Membaca Hanya dengan 6 Langkah

Balerumah.com - Ketika mendidik kanak-kanak,  siswa terutama, buatlah agar mereka gemar membaca. Sebab dengan membaca, anak memiliki wawasan dan imajinasi yang luas.

Sejak dini, membaca harus dijadikan kegiatan supaya nantinya menjadi kebiasaan yang positif untuk perkembangan belajar siswa.

Membaca adalah cara manusia berinteraksi dengan tulisan yang ada dalam buku, dengan memahami, mengulang, dan berupaya menguasainya.

Via: pixabay.com
Di sini Bale Rumah akan memberikan cara/tips agar siswa gemar membaca, berikut penjelasannya.

1. Beri Kenyamanan Terlebih Dahulu
Pertama-tama, kamu beri kenyamanan terlebih dahulu dengan cara yang membuat siswa agar tertarik membaca.

Hal ini perlu dilakukan, karena kalau hanya niat baca saja, tetapi tidak nyaman dengan kegiatan membaca, akan mudah bosan siswa-siswa itu.

Lalu, bagaimana caranya?
  • Ceritakan tokoh-tokoh ilmuan atau pahlawan
Dengan menceritakan tokoh tersebut, kaitkan juga dengan baiknya membaca buku. Seperti misalnya, Albert Einstein, sejak kanak-kanak dia sudah gamar membaca buku.

Bahkan, ketika umur 12 tahun, dia sudah mengkhatamkan tiga buku filsafat khan. Selain itu, ceritakan juga bahwa membaca buku lebih baik ketimbang main handphone.

Ada juga beberapa tokoh lain, terutama di Indonesia. Ada Ir. Soekarno, pambaca buku yang pandai, berpendidikan, yang menjadi presiden.

Ada Tan Malaka, pembaca buku yang menjadi filuf pertama di Indonesia dengan kecerdasan matematikanya.

Kamu juga bisa ceritakan tentang dirimu, tapi jangan keburukanmu. Ceritakan saat kamu gemar membaca, dan kemudian apa yang kamu dapatkan.
  • Beri Motivasi
Ini juga berkaitan dengan opini di atas, hanya saja caranya yang berbeda. Seperti misalnya, mengajak siswa untuk membudayakan baca buku.

Atau, bisa juga dengan memberikan kata-kata motivasi dari seorang pahlawan. Seperti misalnya, kata Ir. Soekarno, "Bebek jalan berbondong-bondong, Elang terbang sendiri."

Selain itu, buat juga siswa penasaran kepada Ir. Soekarno, setelah itu, sediakan bukunya. Dengan begitu, siswa akan terpaku untuk membaca.

Via: picabay.com
2. Mengunjungi Perpustakaan
Mengunjungi perpustakaan pada saat jam istirahat, merupakan hal yang membuat siswa merasa jenuh.

Maka dari itu, perlu disediakan waktu untuk masuk ke perpustakaan dan memilih buku sesuai keinginan siswa tersebut.

Hal ini mesti kamu lakukan. Buatkan jadwal beberapa kali dalam seminggu, supaya siswa masuk ke perpustakaan.

Selain itu, perpustakaan juga harus dibuat rileks, jangan kaku. Seperti misalnya memperbolehkan siswa membawa makanan dan minuman ke perpustakaan.

Atau, bisa juga cara lain, yang sekiranya tidak membuat siswa merasa terkungkung ketika menikmati buku-buku di sana.

Via: pixabay.com
3. Buatkan Tugas Untuk membaca
Mungkin, ini sudah umum. Tetapi biasanya tugas ini hanya diberikan oleh guru Bahasa Indonesia saja, sementara guru lain tidak.

Kurangnya seorang guru dan orangtua dalam memperhatikan dan menugaskan siswanya membaca buku, membuat siswa tidak terbiasa dengan hal tersebut.

Oleh karena itu, buatkanlah tugas untuk membaca kepada siswa atau anak. Tugasnya yang sederhana saja, seperti membaca cerita pendek (cerpen).

Kemudian di pertemuan selanjutnya suruh siswa itu menjelaskan atau menceritakan sedikit pesan yang disampaikan dari cerita teerdsebut.

Dengan begitu, siswa akan membaca di rumah dengan memperhatikan pesan apa yang disampaikan oleh cerita pendek yang ia baca.

Edit: canva
4. Sediakan Buku Fiksi
Kurangnya buku fiksi di sekolah maupun rumah, membuat siswa malas membaca. Mereka lebih suka bermain game, karena game lebih mengandalkan keahlian imajinasi.

Saran saya, pilih dulu buku fiksi yang tepat untuk anak. Baca artikelnya di sini.

Buku fiksi adalah buku yang dibuat oleh penulis berdasarkan khayalan atau imajinasi penulis. Bisa juga cerita fakta yang dibuat samar.

Sediakanlah buku fiksi untuk siswa, seperti buku cerpen, novel, maupun komik. Nah, mungkin komik lebih menarik untuk dibaca siswa.

Kalau perlu, sediakan semua buku fiksi supaya siswa bebas memilih buku mana yang akan dibaca. Dengan begitu,

Via: pixabay.com
5. Adakan Lomba
Jarang sekali mengadakan lomba di sekolah maupun di kalangan rumah, seperti lomba membaca, menulis, dan berkarya.

Lomba adalah kegiatan yang dilakukan individu maupun kelompok untuk mengadu kecepatan atau keterampilan.

Loma juga sangat dinantikan siswa maupun orangtuanya untuk mengikutsertakan siswa mereka.

Hal ini tentu membuat siswa tidak termotivasi dalam hal membaca. Oleh karena itu, buatkanlah lomba beberapa bulan sekali, nantinya akan ada reward yang harus kamu berikan.

Sebab, siswa sangat senang dengan reward walaupun nominalnya kecil.

Baca juga:
Via: pixabay.com
6. Beri Penghargaan
Sekecil apa pun penghargaan, tetaplah berharga bagi yang menerima. Tidak perlu penghargaan berupa hadiah mewah, yang penting hadiahnya bermanfaat.

Misalnya menghadiahkan makanan, alat tulis, atau bahkan uang saku.

Hadiah merupakan suatu bentuk penghargaan dari seseorang kepada seseorang dalam rasa kehormatan.

Maka dari itu, setelah melakukan lomba, berilah penghargaan bagi siswa. Supaya siswa jadi makin semangat dalam mencari ilmu.

Cukup sekian masukan dari Bale Rumah, apabila artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan ke sosial mediamu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel