Peranan Bioteknologi Dalam Farmasi

Balerumah.com - Bioteknologi memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan zaman. Bioteknologi sendiri merupakan cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan organisme (bakteri, jamur, virus, dll) dan produk biologi (enzim, alkohol) untuk menghasilkan barang dan jasa dalam proses produksi. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu tentang teknologi dan proses industri yang menerapkan sistem biologis dan organisme untuk kesejahteraan manusia.

gambar via: pixabay
Bioteknologi dalam industri farmasi menghasilkan produk seperti hormon, interferon, antibiotik dan antibodi monoklonal. Pembuatannya melibatkan teknologi rekayasa genetika melalui manipulasi gen yang dibantu oleh mikroorganisme.

Ada beberapa isu yang biasanya terkait dengan bioteknologi farmasi:

1. Apa yang dimaksud dengan Bioteknologi konvensional, bioteknologi modern?
2. Apa perbedaan dari masing-masingnya?
3. Apa peranan bidang bioteknologi dari dunia kefarmasian?
4. Bagaimana menurut pendapat anda tentang perkembangan bioteknologi pada dunia farmasi saat ini?

Jawaban:

1. Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang secara langsung menggunakan organisme untuk menghasilkan barang dan jasa yang bermanfaat bagi manusia melalui proses fermentasi. Bioteknologi konvensional biasanya mudah dioperasikan dan tidak akan diproduksi secara massal.

Dan bioteknologi modern disebut juga rekayasa genetika. Rekayasa genetika adalah semua proses yang bertujuan untuk menghasilkan organisme hasil rekayasa genetika. Organisme hasil rekayasa genetika adalah organisme yang informasi urutan kromosomnya telah diubah, sehingga memiliki keunggulan menjadi sifat yang diinginkan.

2. Perbedaan antara bioteknologi tradisional dan bioteknologi modern adalah sebagai berikut:
a. Bioteknologi konvensional:
- Penggunaan langsung organisme/fermentasi
- Peralatan sederhana untuk digunakan
- Manfaatkan sepenuhnya mikroorganisme
- Contoh produk : yoghurt, tempe, keju, oncom.

b. Bioteknologi modern
- Gunakan rekayasa genetika
- Peralatan yang digunakan canggih
- Gunakan beberapa mikroorganisme (DNA atau enzim).
- Contoh produk: DNA rekombinan, klon, hibridoma

3. Farmasi menggunakan bioteknologi untuk pembuatan obat, terapi gen, pengujian genetik dan farmakogenomik. Perusahaan yang menggunakan bioteknologi biasanya memanipulasi dan memodifikasi organisme pada tingkat molekuler.

Bioteknologi farmasi biasanya digunakan untuk membuat molekul yang lebih besar dan lebih kompleks dengan bantuan sel hidup. Keunggulan bioteknologi farmasi terletak pada kemampuannya untuk membentuk vaksin yang lebih baik. 

Perusahaan bioteknologi dapat merancang dan memproduksi vaksin yang lebih aman melalui organisme yang dimodifikasi secara genetik. Vaksin dari bioteknologi dapat meminimalkan risiko infeksi.

4. Perkembangan bioteknologi di bidang farmasi pasti bermanfaat untuk pengobatan dan pencegahan penyakit. Dengan bantuan bioteknologi modern, produk baru telah muncul yang dapat digunakan untuk mengobati atau mencegah penyakit. Salah satu produk yang dikembangkan dengan bioteknologi modern adalah vaksin.

Selain itu, bioteknologi di industri farmasi juga menghasilkan hormon, interferon, antibiotik dan antibodi monoklonal serta produk lainnya yang melibatkan teknologi rekayasa genetika dan manipulasi gen melalui bantuan mikroorganisme.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel