Bagaimana Cara Menarik Perhatian Siswa? 5 Hal Ini Ampuh untuk Digunakan

Balerumah.com – Perhatian siswa selalu merujuk pada hal yang mereka sukai dan yang mereka senangi. Tapi, tidak sesederhana itu juga untuk menyimpulkan perhatian siswa.

Siswa mempunyai karakternya masing-masing, hal itu membuat perhatian mereka tak bisa disamakan. Sebagai guru, anda pasti pernah merasa kesulitan dalam membuat siswa fokus pada pelajaran.

Tenang, di sini akan kita bahas mengenai hal tersebut. Namun, pastikan anda membacanya sampai habis agar tidak ada poin pentng yang anda tinggalkan.

Via: Pixabay
1. Belajar Sambil Bermain
Anda pasti bisa membedakan, antara belajar sambil bermain dan bermain sambil belajar. Sepintas, kedua hal tersebut terlihat sama, namun sebenarnya sangat berbeda makna. Untuk membedakannya, kita lihat kata apa yang berada di depan.

Misalnya kata depan “belajar,” maka yang utama dilakukan adalah kegiatan belajarnya, yang dilakukan dengan bermain. Dalam arti, belajarnya tidak terlalu serius-serius amat.

Mengapa demikian?

Karena jika dalam pembelajaran, guru mengajar terlalu serius, dalam arti mengajarnya terlalu kaku. Hal itu akan membuat siswa kebanyakan mengantuk, malas hadir, bahkan sampai  tidak mengerjakan tugas.

Bahaya, kalau siswa sudah seperti itu. Maka, hal yang harus guru lakukan adalah dengan melakukan pembelajaran sambil bermain. Ini cukup efektif untuk dilakukan.

Namun, jangan melakukan bermain itu terlalu lama, siswa juga akan menganggap guru sepele. Misalnya seperti ini, “Ah, guru itu mah hadir hanya bermain-main saja.” Itu membuat citra anda sebagai guru menjadi buruk. Maka, anda perlu mengontrol bermain yang cukup, yang sekiranya  agar murid tidak bosan dan kantuk, itu saja.

Baca juga: Cara Mengembangkan Bakat Anak Agar Prestasi Gemilang 

Via: Pixabay
2. Media Belajar yang Tepat
Apakah anda jika mengajar menggunakan papan tulis? Ya, itu salah satu dari media mengajar. Jika kita melihat di runagan kelas, media bisa menjadi 2 bagian, media mengajar dan belajar. Media mengajar ialah media yang tersedia untuk fasilitas siswa, sedangkan media belajar adalah apa yang dibawa siswa (seperti buku, tas dan alat tulis.)

Jika anda mengajar menggunakan satu media, sperti papan tulis, tambahkanlah satu media lagi untuk mengubah suasana pembelajaran. Karena media yang baru atau berubah dapat menarik perhatian daripada siswa.

Namun, tidak selalu mengganti media mengajar itu tepat, harus ada tujuan mengapa harus diganti. Pergantian media juga bukan semata-mata dilakukan untuk menarik perhatian siswa, tapi mempermudah agar siswa lebih mudah paham.

Kebanyakan siswa akan cepat paham ketika melihat vidio pembelajaran. Nah, memang ada beberapa pelajaran yang mesti memperlihatkan vidio supaya siswa cepat paham. Seperti contohnya: dalam pelajaran IPA untuk melihat jenis-jenis hewan, tumbuhan dan lain sebagainya.

Intinya, gunakan media yang tepat. Matematika tidak bisa jika siswa hanya melihat vidio pembelajaran, pasti akan ada pertanyaan dari siswa ketika mereka belum paham.

Baca juga: Guru dan Orangtua Wajib Tahu Ini!  Penyebab Siswa Malas Belajar di Sekolah 

Via: Pixabay
3. Membuat Kesan Lucu
Segala hal bisa dibuat lucu, bahkan untuk suatu pelajaran. Belajar dengan gaya yang biasa-biasa saja terkadang membuat siswa menjadi bosan dan mudah kantuk.

Jika anda ingin agar siswa anda memperhatikan pelajaran, anda harus menarik perhatiannya. Salah saunya adalah dengan membuat kesan lucu.

Karena, sesuatu yang lucu dan bermanfaat dapat meningkatkan rasa semangat orang, ini berlaku untuk kalangan apa pun.

Di antara materi-materi yang anda jelaskan, pasti ada hal yang bisa digunakan untuk melucu. Saya tidak bisa memberikan kualitas lucunya harus seperti apa, karena cara melucu tiap orang berbeda-beda

Cara ini memang cukup sulit bagi orang-orang yang tidak biasa melucu. Namun,anda bisa mencobanya tanpa memaksakan suatu hal harus lucu. Karena nanti apabila tidak lucu, anda merasa beban dan bingung mau nagaimana lagi.

Baca juga: Berikan Tips Ini! Agar Siswa Cepat Menghafal Materi dengan Mudah

Via: Pixabay
4. Memberikan Pertanyaan
Ketika guru sedang menjelaskan materi di depan, tidak semua fokus ke sana. Selalu ada saja siswa yang bicara dengan temannya. Kalau sudah seperti itu, perhatian mereka kurang terhadap pelajaran, dibutuhkan sesuatu untuk menarik perhatiannya, salah satunya adalah dengan memberikan pertanyaan.

siswa yang sedang bicara dengan temannya ini, akan kaget ketika namanya disebut dan disuruh menjawab apa yang guru tanyakan. Karena, belum tentu siswa mampu menjawab.

Sebagai guru, anda jangan mengharap siswa seperti itu bisa menjawab apa yang ditanyakan. Cukup ambil perhatiannya saja, dengan begitu, setelah itu siswa akan fokus mendengarkan guru yang mengajar karena takut tidak paham jika ditanya.

Baca juga: Rahasia Cara Mengajari Anak Menulis Hanya dengan 6 Langkah 

Via: Pixabay
5. Memberikan Hadiah
Hadiah yang dimaksud di sini bukanlah hadiah yang mewah, tapi hadiah yang diberikan atas keberhasilan siswa. Misalnya pada suatu pelajaran, guru memberikan sebuah atau selembar kuis untuk kemudian dijawab oleh siswa. Siapa yang dapat nilai sekian, atau siapa yang memiliki nilai tertinggi, akan mendapat traktir dari guru, misalnya.

Jika guru malakukan hal seperti itu, siswa yang pintar akan gerak cepat, dan siswa yang malas biasanya hanya pura-pura mengerjakan atau berusaha menjawab. Maka, guru mestinya membuat kuis yang tidak terlalu sulit agar semua siswa di kelas dapat menjawab tanpa keterlibatan kecerdasan atau peringkat kelas.

Selain itu, buat juga, barangsiapa yang tidak menjawab akan terkena sangsi. Dengan begitu semua siswa yang ada di kelas akan beegerak, entah itu membuka buku atau mencari jawaban di tempat lain.

Baca juga: Cara Agar Siswa Gemar Membaca Hanya dengan 6 Langkah 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel